Malutlink.com, Jakarta – Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur, Ir. Ricky Chairul Richfat, ST., MT, mendampingi jajaran Direksi BUMD PT Perdana Cipta Mandiri (PCM) dalam seremoni penandatanganan kontrak kerja sama dengan PT ANTAM (Persero) Tbk yang berlangsung di ANTAM Office Building, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2026).
Kerja sama tersebut dituangkan dalam Kontrak Kerja Nomor A000002973/9231/DAT/2026 tentang jasa pekerjaan pengupasan, pemuatan, pengapalan, serta penyewaan alat berat guna mendukung kegiatan pertambangan bijih nikel di Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Maluku Utara.
Penandatanganan kontrak ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Halmahera Timur dengan PT ANTAM (Persero) Tbk sebagai salah satu perusahaan pertambangan nasional. Kerja sama tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha BUMD sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kemitraan strategis antara PT Perdana Cipta Mandiri dan PT ANTAM (Persero) Tbk.
Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan langkah penting dalam memperkuat peran BUMD sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan manfaat sektor pertambangan bagi masyarakat Halmahera Timur.
“BUMD Perdana Cipta Mandiri pada prinsipnya merupakan representasi Pemerintah Daerah dalam menjalankan aktivitas usaha yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kami berharap kerja sama ini dapat berjalan dengan baik, profesional, serta memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujar Sekda.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur berharap kerja sama tersebut dapat menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi BUMD sebagai perusahaan daerah yang mampu bersaing secara profesional dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan